Duo Repsol Honda keluhkan akselerasi RC213V, “Ada Apa Dengan Honda…???”

marquez-tak-rela-posisi-puncak-klasemen-motogp-direbut-lorenzo-xxH
MotoGPCrash.Com—
Hasil balapan Le Mans hari minggu kemarin menyisakan luka bagi tim Repsol Honda, wajar kalau mereka merasa frustasi dengan hasil yang mereka terima saat menyelesaikan balapan di Perancis… Rider mereka yang satu crash, dan satu lagi gagal podium setelah finish di posisi 4…

Marquez yang awalnya bertarung di barisan depan harus tersungkur di gravel setelah mengalami insiden crash yang cukup langka, dirinya jatuh bersamaan dengan rider Ducati dibelakangnya, Andrea Dovizioso… Menurut Marc sendiri dia merasakan kurangnya akselerasi pada tunggangannya, ini yang membuat rider 23 tahun itu harus memaksa motornya hingga diluar batas untuk menutupi ketertinggalannya akibat kuranya power bawah RC213V…

Ch7yDRlXIAADCVQ
Ch7yrQLXIAAzfPn
Honda-RC213V-kalah-akselerasi

“Dengan performa seperti itu akan lebih jauh jarak ketertinggalannya, jadi hari ini saya mengambil resiko itu… Saat balapan saya melihat bahwa saya kehilangan cengkeraman akibat akselerasi, jadi saya harus melakukannya dengan pengereman. Sayangnya kehilangan cengkeraman ban depan dan terjatuh… Jika kami bisa meningkatkan akselerasi, RC213V akan menjadi salah satu motor terbaik.”

-Marc Marquez-

Bahkan rekan setimnya juga ikut keluhkan performa motor mereka… Dani mengaku frustasi dengan motornya yang membuatnya tertinggal jauh dan gagal menyusul rider di barisan depan, salah satunya Vinales yang justru finish di podium 3…

CiAyoEBXAAEFdgD

“Saya mencoba untuk mendekati romobongan depan, tapi saya kehilangan begitu banyak waktu… karena posisi saya di belakang dua pebalap satelit Yamaha dan dua rider Suzuki… Pada beberapa tahap saya pikir langkah saya mirip dengan Rossi, atau bahkan lebih cepat, tapi pada saat itu sudah terlambat.”

-Dani Pedrosa-

Berdasarkan hasil ini, benar-benar terlihat masalah Honda yang masih belum kelar saat memasuki seri balapan di Eropa yang terkenal dengan karakteristik sirkuit lawas dengan layout naik turun bukit dan trek yang cenderung sempit dengan banyak tikungan… Dimana setingan “stop and go” dituntut harus benar-benar sempurna agar mampu bersaing dengan tim lain, seperti Yamaha yang memang kuat dengan karakter tersebut… Dan Honda justru masih saja dihantui oleh performa motor yang kacau akibat regulasi musim ini.

Iklan

Tentang oldrider

KeepBrotherhood & Peace
Pos ini dipublikasikan di dani Pedrosa, marc marquez, MotoGP dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s