Randy Mamola : Rossi dan Vinales, Akankah Berteman Selama 6 Bulan Saja?

MotoGPCrash.com – Sewaktu sesi kualifikasi MotoGP di Mugello banyak fotografer mencari gambar Valentino Rossi sendirian saja ketika  kualifikasi (Q2) namun di semja gambar tersebut pasti ada pembalap lain : Maverick Viñales. Selalu saja sama baik dari depan atau belakang, dan ini bukan kali pertama keduanya bersamaan. Sebelumnya ini terjadi di Argentina dan juga  Le Mans, tapi Rossi meraih pole di Italy di depan publiknya yang menjadikan strategi ini merebut perhatian semua orang.

Semua bersuka ria, di satu sisi setiap orang pasti kaget melihat dua pembalap dari tim dan negara yang berbeda saling bantu dengan sengaja. Enam bulan lagi, mereka akan menjadi satu tim di Yamaha di mana Rossi akan menjadi acuan, normal rasanya orang menganggap perbuatan mereka tercela. Secara pribadi sebelum menilai begitu saya ingin menekankan sesuatu. Seseorang seperti Valentino, yang tidak perlu membuktikan apapun, menggunakan taktik seperti itu artinya mencerminkan ambisi dan rasa laparnya, dan hal tersebut selalu dihargai. Di luar dari apa yang telah dia menangkan, hal tersebut terasa istimewa dan luar biasa baginya.

Valentino Rossi sewaktu beraksi di Mugello

Valentino Rossi sewaktu beraksi di Mugello

Meski peristiwa itu menyampaikan pesan si jenius yang linglung, #46 tidak memberikan kesempatan  khususnya dengan lawan seperti Marquez dan Lorenzo dan bahkan Stoner sebagai lawan terberat dia hadapi. Tahun ini Rossi bertekad memperbaiki waktunya. Di Le Mans Rossi start dari posisi ke-7 dan perlahan merangsek naik. Di Mugello Rossi terus melakukan latihan yang semua dilakukannya agar tidak gagal di Mugello, karena tahu pentingnya start dari grid depan, sejauh ini pujian yang didapatkan. Namun yang tidak saya sukai adalah perilaku Viñales.

Rasanya kurang terhormat bila Maverick mengatakan bahwa dia akan mudah beradaptasi dengan Yamaha, ketika Suzuki memilihnya dan mengubah desain motor sesuai untuknya. Pengembangan GSX-RR dalam satu tahun ini begitu pesat dan Suzuki akan mencari secara seksama pengganti yang komit terhadap proyek mereka hingga akhir, seseorang yang suatu saat nanti bisa menjadi referensi layaknya Kevin Schwantz.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales, setelah berkumpul di Yamaha, akankah tetap begini?

Valentino Rossi dan Maverick Vinales, setelah berkumpul di Yamaha, akankah tetap begini?

Di Montmelo kita akan lihat apakah kejadian di Mugello hanya kebetulan. Bagaimana pun ada dua hal yang dipertimbangkan dari sekarang. Pertama orang akan lihat Sabtu ini di Montmello apakah Valentino dan Maverick punya kesempatan lain untuk mengulangi kerja sama guna meyakinkan mereka yang percaya bahwa itu kebetulan belaka. Dan menarik untuk dilihat bagaimana hubungan baik mereka setelah November nanti ketika box mereka berdampingan. Menurut perkiraan saya hubungan baik keduanya hanya berlangsung selama 6 bulan.

Iklan

Tentang oldrider

KeepBrotherhood & Peace
Pos ini dipublikasikan di MotoGP, Valentino Rossi, yamaha dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s