Perangkat Elektronik, Mengenal Lebih Jauh Part Yang Dikenal Sebagai “Otak” nya MotoGP…!!!

MotoGPCrash.Com— Salah satu aspek terpenting dalam MotoGP adalah perangkat elektronik, dimana peran dari alat satu ini menjadi sangat penting untuk motor balap dalam beberapa tahun terakhir… Bahkan kontrol traksi atau yang biasa kita kenal dengan istilah TC (Traction Control) sudah ada sejak musim 90-an… Lalu sepenting apa perangkat elektronik dan pengaruhnya terhadap MotoGP saat ini? Dan berapa banyak jumlah sensor yang digunakan di MotoGP?

Seperti kita ketahui power MotoGP sangat besar, dimana mesin bertenaga membutuhkan traksi ban yang memadai ditikungan agar menjadi mudah dikendalikan, disinilah elektronik berperan… Dan bukan hanya sekedar mengatur traksi roda semata, karena peran dari elektronik juga meliputi berbagai sensor diseluruh bagian motor, seperti elektronik pada injektor, pengapian, pembakaran, kontrol temperatur, pendingin mesin, sensor rem (ABS), panel-panel digital (Spedometer), kamera dan berbagai sensor lainnya.

-Otak Buatan-

Sebagai contoh, pada tunggangan Pedrosa dan Marquez “otak” elektronik mereka bertanggung jawab menjalankan alat perekam data rekor sirkuit (khusus menghitung catatan waktu per putaran) yang berpadu dengan akselerometer dan kamera gyroscope, kemudian terhubung dengan GPS (Global Positioning System).

 

Sebuah kontrol ECU menyimpan banyak data, diantaranya: kecepatan rotasi setiap roda (depan dan belakang) secara independen, posisi throttle, jalur suspensi dan sudut kemiringan. Secara keseluruhan MotoGP dilengkapi dengan rata-rata sebanyak 26 sensor berbeda…wow!!!

Semua informasi ini memungkinkan perangkat lunak untuk menjalankan program yang berbeda untuk mengontrol kinerja mesin, memberikan manfaat seperti kontrol traksi (yang mencegah selip roda belakang), anti-wheelie (yang mencegah roda depan dari mengangkat saat akselerasi), engine braking, dan launch control (berguna saat motor lepas start).

 

-Kontrol Adjustable-

Dengan Fitur ini pembalap dapat dengan mudah merubah mode pengaturan elektronik mereka sesuai keinginan… Seperti ketika pembalap merasa traksi ban terlalu licin, cukup dengan menekan tombol setelan maka traksi otomatis menjadi lebih maju dan mengurangi slip pada ban ketika menikung.

Pada motor terdapat tombol yang digunakan untuk mengatur setelan motor melalui program, dengan begini pembalap jadi lebih mudah melakukan penyesuaian terhadap detil setelan motor agar lebih nyaman dan sesuai keinginan tanpa harus kembali ke paddock untuk ditangani oleh kru mekanik… Semua dapat diatur sendiri dan dipantau lewat tampilan digital pada speedometer.

 

Insinyur MotoGP dapat memprogram lebih dari 20 program elektronik yang berbeda, sehingga ECU bisa beradaptasi dengan bagian-bagian tertentu dari rangkaian sensor yang terdapat pada motor... Dengan cara ini, elektronik tidak terbatas pada pengendalian manajemen mesin, tapi beradaptasi juga pada pengiriman daya dengan kebutuhan pengendara, kontur yang berbeda dari lintasan, dan kondisi sekitar motor.

Iklan

Tentang oldrider

KeepBrotherhood & Peace
Pos ini dipublikasikan di MotoGP dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s